Repository Universitas Janabadra

Baru-baru ini ditambahkan

  • tanggal Jumat, 28 Mei 2021
    Penulis ENI ANDARI
    Metadata Tampilkan data lengkap
    PEMBERDAYAAN PERTANIAN PERKOTAAN DENGAN SISTEM VERTIKULTURE ORGANIK PADA KELOMPOK TANI NEKAT MAJU DI PEDUKUHAN DONGKELAN RT. 08, DESA PANGGUNGHARJO, KECAMATAN SEWON KABUPATEN BANTUL

    Sejak munculnya wabah pandemi Covid-19 pada awal bulan Maret 2020, hampir seluruh sektor terdampak, tidak hanya di sektor kesehatan saja. Salah satu sektor yang terdampak adalah sektor ekonomi. Aktivitas masyarakat yang terbatas sangat berdampak pada kegiatan yang dilakukan masyarakat yang pada akhirnya berimbas ke perekonomian masyarakat. Para pelaku ekonomi tidak dapat menggerakkan kegiatannya secara optimal baik dari kegiatan produksi, distribusi maupun konsumsi. Pedukuhan Dongkelan adalah salah satu dari 14 pedukuhan yang ada di Desa Panggungharjo dan berada di wilayah Kecamatan Sewon, Kabupaten Bantul. Warga masyarakat pedukuhan Dongkelan khususnya RT 08 juga merupakan salah satu pedukuhan yang warganya merasakan dampak dari wabah pandemic Covid-19. Dilihat dari kondisi geografisnya, pedukuhan Dongkelan khususnya di RT 08, Desa Panggungharjo ini berdekatan dengan kota Yogyakarta. Lokasi Pedukuhan Dongkelan berada di pinggiran kota atau di pinggir Ring Road Selatan Yogyakarta. Dengan demikian pedukuhan Dongkelan mengalami perubahan sosial. Sebagian besar lahan pertanian di Dusun Dongkelan telah banyak beralih fungsi menjadi bangunan. Hal ini mengakibatkan masyarakat harus beradaptasi terhadap perubahan yang ada. Sebagian masyarakat beradaptasi dengan mendirikan usaha seperti laundry, kos- kosan, rumah kontrakan dan warung, sementara para petaninya mulai mengalami penurunan hasil panen karena lahan yang semakin berkurang. Dalam upaya meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat, para petani di RT 08 membentuk kelompok tani yang dinamai “Kelompok Tani Nekat Maju”. Kelompok 2 tani ini telah berupaya melakukan berbagai kegiatan bertanam selain padi. Salah satu penduduk telah meminjamkan tanahnya untuk dimanfaatkan kelompok tani Nekat Maju bercocok tanam sayuran dan buah. Pada akhirnya kelompok tani mendapatkan hasil panen yang dapat digunakan untuk kebutuhan rumah tangga di sekitar namun hasilnya belum optimal. Selain itu masyarakat di RT 08 Pedukuhan Dongkelan juga belum banyak yang memanfaatkan lahan pekarangan atau sekitar rumahnya untuk kegiatan produktif seperti bertanam sayur, bunga ataupun buah.


    Lihat